Campus Fair Kukar 2026 Jadi Ruang UINSI Kenalkan Kampus dan Sosok Sultan Aji Muhammad Idris kepada Generasi Muda

TENGGARONG, UINSI NEWS — Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda memanfaatkan momentum Kukar Campus Fair 2026 sebagai ruang untuk mendekatkan informasi pendidikan tinggi kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan identitas UINSI kepada generasi muda di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kegiatan yang berlangsung di samping Odah Etam Kukar, Tenggarong, pada 8–9 Agustus 2026 tersebut mempertemukan pelajar dengan sekitar 35 perguruan tinggi negeri, swasta, dan institusi kedinasan. Kehadiran berbagai institusi pendidikan dalam satu ruang memberikan kesempatan bagi siswa SMA/MA/SMK sederajat untuk membandingkan pilihan pendidikan, memperoleh informasi jalur masuk dan beasiswa, serta menentukan rencana studi berdasarkan minat dan potensinya.

Bagi UINSI Samarinda, Campus Fair tidak sekadar menjadi ajang promosi perguruan tinggi. Pertemuan langsung dengan masyarakat menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi, mendengarkan kebutuhan calon mahasiswa, sekaligus mengenalkan UINSI secara lebih utuh.


Melalui booth UINSI, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai program studi, jalur penerimaan mahasiswa baru, beasiswa, fasilitas, serta berbagai peluang pengembangan diri selama menjalani perkuliahan. Tim Akademik, Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Humas dan Duta UINSI juga membuka ruang konsultasi bagi pelajar yang masih mempertimbangkan pilihan perguruan tinggi.

Kepala Bagian Umum dan Akademik UINSI Samarinda, Ahmad Mahyudin, S.Ag., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan Campus Fair sebagai sarana strategis untuk menyapa calon mahasiswa secara langsung.

“Melalui kegiatan ini, UINSI dapat memberikan informasi dan konsultasi secara langsung kepada calon mahasiswa, mulai dari pilihan program studi, jalur seleksi masuk, hingga berbagai fasilitas beasiswa yang tersedia,” ujarnya.

Mengenalkan UINSI Lewat Identitas Sultan Aji Muhammad Idris

Selain menyampaikan informasi akademik, keikutsertaan UINSI di Kukar Campus Fair 2026 juga menjadi momentum untuk mengenalkan identitas dan keunikan UINSI kepada masyarakat.

Nama UINSI Samarinda diambil dari sosok Sultan Aji Muhammad Idris, Raja Kutai Kartanegara yang menjadi bagian penting dalam sejarah Islam dan perjuangan di wilayah Kalimantan. Sosok tersebut tidak sekadar menjadi nama perguruan tinggi, tetapi juga menjadi inspirasi nilai yang ingin terus dihidupkan UINSI melalui pendidikan, keislaman, keilmuan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kedekatan historis dengan Kutai Kartanegara memberikan warna tersendiri bagi UINSI ketika hadir di tengah masyarakat Kukar. Para pelajar tidak hanya diperkenalkan pada sebuah perguruan tinggi, tetapi juga diajak mengenal sosok yang namanya mereka temukan dalam identitas kampus.

Hal tersebut dikemas melalui aktivitas “Kenal UINSI Lebih Dekat” yang mengajak pengunjung berinteraksi secara langsung. Pelajar diajak menjawab pertanyaan ringan, berbagi pengetahuan tentang UINSI, menyampaikan pilihan dan harapan terhadap perguruan tinggi, sekaligus mengenal lebih jauh berbagai bidang keilmuan yang tersedia di UINSI.

Interaksi tersebut menjadi komunikasi dua arah. Di satu sisi, masyarakat mendapatkan informasi mengenai UINSI. Di sisi lain, UINSI memperoleh gambaran mengenai kebutuhan informasi, minat, serta pertimbangan calon mahasiswa ketika memilih perguruan tinggi.

Keberadaan UINSI di Campus Fair juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan keberagaman bidang keilmuan yang ditawarkan. UINSI tidak hanya memiliki program studi dalam bidang keislaman, tetapi juga menghadirkan pilihan keilmuan yang relevan dengan perkembangan zaman, termasuk bidang pendidikan, ekonomi, teknologi, dan lingkungan.

Membuka Akses, Memperluas Pilihan

Ketua Panitia Kukar Campus Fair 2026, Rafi Fitrayasa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digagas untuk membantu pelajar memperoleh informasi dan menentukan pilihan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang sekolah. Kegiatan yang melibatkan sekitar 50 mahasiswa asal Kukar dari berbagai perguruan tinggi tersebut juga menghadirkan tes minat jurusan, sosialisasi beasiswa Pemkab/Pemprov, serta talkshow edukatif.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati Kutai Kartanegara yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Dr. H. Sunggono, M.M., disampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan penting bagi daerah, terlebih Kalimantan Timur memiliki posisi strategis sebagai mitra utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Campus Fair dinilai menjadi salah satu ruang untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi pendidikan tinggi dan beasiswa, sehingga pelajar memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai pilihan pendidikan setelah lulus sekolah.

Bagi UINSI Samarinda, ruang seperti ini menjadi penting karena keputusan melanjutkan pendidikan tinggi tidak hanya membutuhkan informasi, tetapi juga kesempatan untuk bertanya, menimbang, dan mengenal perguruan tinggi secara langsung.

Penulis: Novan Halim
Editor: Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»