Sosialisasikan Pengisian SPIP, UINSI Samarinda Perkuat Penjaminan Mutu Akademik dan Nonakademik

SAMARINDA, UINSI NEWS – Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menggelar Sosialisasi Persiapan Pengisian Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat UINSI Samarinda. Selasa, (21/7).

Sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memastikan proses pengisian dan pemenuhan dokumen SPIP dapat berjalan secara terarah, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penguatan SPIP juga menjadi bagian penting dalam menjamin mutu penyelenggaraan kegiatan akademik maupun nonakademik di lingkungan UINSI Samarinda.

Kegiatan tersebut dipandu oleh Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) UINSI Samarinda, Dr. Suratman, M.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya koordinasi, ketelitian, serta komitmen setiap unit kerja dalam menyiapkan data dan dokumen pendukung yang diperlukan.

Menurutnya, pengisian SPIP tidak hanya dipahami sebagai pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga sebagai instrumen pengendalian yang mendukung terciptanya tata kelola perguruan tinggi yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

Sosialisasi tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UINSI Samarinda, Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag., serta Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UINSI Samarinda, Dr. H. Taufik Rahman, M.Pd. Keduanya memberikan motivasi dan penguatan kepada seluruh peserta agar proses persiapan pengisian SPIP dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kolaborasi.

Prof. Nasir menyampaikan bahwa penguatan sistem pengendalian internal memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas layanan akademik dan pengembangan kelembagaan. Oleh karena itu, setiap unit diharapkan mampu menyajikan data yang akurat sekaligus memastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai dengan standar serta sasaran mutu institusi.

Sementara itu, Dr. H. Taufik Rahman, M.Pd., mendorong seluruh peserta untuk membangun koordinasi yang solid dan tidak menjadikan pengisian SPIP sekadar sebagai rutinitas pelaporan. Menurutnya, pelaksanaan SPIP harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan, efektivitas organisasi, dan akuntabilitas pengelolaan institusi.

Melalui sosialisasi tersebut, UINSI Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengendalian internal serta budaya mutu pada seluruh unit kerja. Hasil kegiatan selanjutnya akan menjadi dasar dalam proses pengumpulan, verifikasi, dan penyempurnaan dokumen SPIP guna mendukung tata kelola universitas yang semakin baik.

Penulis: Selvi Ramadhani
Editor: Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»