Dosen Tadris Matematika UINSI Samarinda Gelar Pendampingan Perangkat Pembelajaran Berbasis Digital di MI Ma’arif NU 003 Samarinda

SAMARINDA, UINSI NEWS, — Dalam menjawab kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda mengadakan kegiatan pendampingan pembuatan perangkat pembelajaran matematika berbasis digital. Kegiatan ini berlangsung di MI Ma’arif NU 003 Samarinda. Sabtu, (5/9).

Pelatihan dan pendampingan ini diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari guru-guru di lingkungan SD/MI dan SMP/MTs Ma’arif se-Kota Samarinda. Terselenggaranya acara ini tidak lepas dari dukungan penuh Ketua LP Ma’arif NU Samarinda, Dr. Sayuri, M.Pd., serta Kepala MI Ma’arif NU 003 Samarinda, Ibu Thaibah, M.Pd.I.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dirancang untuk memenuhi tuntutan transformasi pembelajaran digital di sekolah. Para peserta dikenalkan dengan pembuatan Lembar Kerja Murid (LKM) berbasis digital yang dirancang interaktif untuk mendukung proses diskusi, presentasi, serta mendorong keaktifan murid di kelas matematika.

Narasumber pertama, Firnanda Pradana Putra, M.Pd., menjelaskan bahwa integrasi media digital sangat efektif untuk meringankan beban kognitif murid sekaligus memudahkan guru menyajikan materi yang abstrak.

“Melalui media digital, guru dapat membuat instrumen evaluasi yang hasilnya bisa langsung diketahui oleh murid secara real-time. Selain itu, media digital mampu mengakomodasi beragam gaya belajar murid baik visual, auditori, maupun audiovisual serta mendukung inovasi administrasi sekolah seperti presensi dan rapor digital,” papar Firnanda.

Selanjutnya, materi mengenai perancangan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) disampaikan oleh narasumber kedua, Arista Wibowo, M.Pd. Beliau menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar matematika yang menyenangkan dan bermakna, misalnya dengan memanfaatkan pemantik menarik seperti tebak gambar atau kata.

Pada sesi ini, para guru juga diajarkan menyusun RPM yang memanfaatkan integrasi Artificial Intelligence (AI) melalui formulasi prompt yang tepat sesuai kebutuhan pengajaran.

“Matematika akan menjadi pelajaran yang menggembirakan apabila disajikan secara menarik dan sesuai kebutuhan murid. Guru perlu menganalisis kesulitan belajar siswa terlebih dahulu agar dapat memberikan ‘resep’ atau racikan pembelajaran yang pas. Oleh karena itu, guru-guru dituntut untuk terus meng-upgrade kompetensi dalam berbagai kesempatan,” tegas Arista.

Melalui pengabdian masyarakat ini, Prodi Tadris Matematika UINSI Samarinda berharap para pendidik di lingkungan Ma’arif NU Kota Samarinda semakin siap merancang pembelajaran matematika yang inovatif, adaptif terhadap teknologi, dan berorientasi pada kebutuhan murid di era digital.

Penulis : Firnanda | Editor : Novan Halim

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»