SAMARINDA, — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menunjukkan kualitas kolaborasi dan daya saing akademiknya dalam The 3rd Annual International Conference on Islamic Economics and Finance (AICIEF) 2026. Konferensi hibrida ini berlangsung pada Kamis (15/10) di Grand Sawit Hotel Samarinda.
Selain menghadirkan para pakar, konferensi ini memberi ruang luas bagi mahasiswa untuk mempresentasikan riset kolaboratif. Sesi paralel dibagi menjadi empat grup, masing-masing beranggotakan delapan hingga sepuluh peserta dari FEBI UINSI Samarinda, Politeknik Negeri Samarinda, Universitas Balikpapan, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, serta sejumlah perguruan tinggi lain. Presentasi digelar secara daring dan luring agar peserta dari berbagai daerah dapat terlibat.
Gagasan yang dipaparkan mendapat ulasan dan masukan konstruktif langsung dari dosen FEBI UINSI Samarinda selaku reviewer. Proses ini tidak hanya menguji kualitas riset, tetapi juga menjadi bimbingan akademik interaktif untuk mematangkan karya mahasiswa menuju publikasi ilmiah tingkat nasional dan internasional. Sebagai bentuk apresiasi, panitia menganugerahkan penghargaan Best Presenter kepada peserta dengan penampilan dan argumen akademik terbaik.
Riset yang dipresentasikan selaras dengan tema AICIEF 2026, “Synergizing Islamic Green Finance, Digital Halal Value Chain, and Sharia Business Management for Global Economic Resilience,” mencakup inovasi keuangan hijau, ekosistem halal digital, hingga strategi manajemen bisnis syariah.
Dekan FEBI UINSI Samarinda, Dr. H. Moh. Mahrus, S.Ag., M.HI., dalam sambutannya mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, kolaborasi riset lintas kampus, diskusi langsung dengan reviewer, hingga lahirnya Best Presenter membuktikan mahasiswa FEBI siap bersaing di level global. Ia berharap pengalaman ini menjadi batu loncatan untuk terus berkarya.
Konferensi ini turut menghadirkan Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik sebagai keynote speaker, bersama pembicara internasional: Assoc. Prof. Dr. U-Samarn Yunu (Thailand), Qasem Muhammadi, Ph.D. (Iran), Dr. Ziauddin (Malaysia), dan Prof. Dr. Misnen Ardiansyah (UIN Sunan Kalijaga).
Melalui sinergi ini, FEBI UINSI Samarinda berkomitmen menghidupkan iklim riset yang dinamis dan melahirkan lulusan yang unggul secara teori, luas berjejaring, serta tangguh merumuskan solusi inovatif bagi perkembangan ekonomi syariah.





