Kedisiplinan ASN Jadi Cermin Kualitas Layanan: Apel Pagi Bukan Sekadar Formalitas

SAMARINDA, UINSINEWS, — Apel pagi rutin Senin di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kembali digelar, Senin (2/11). Bertindak sebagai pembina apel, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag., menyampaikan sejumlah penekanan terkait kedisiplinan, keikhlasan bekerja, dan keteladanan pimpinan.

Dalam arahannya, Prof. Nasir menyoroti masih rendahnya tingkat kehadiran peserta apel. Dari jumlah tenaga pendidik dan kependidikan yang relatif banyak mulai dari level pimpinan hingga staf junior peserta yang hadir belum mencapai 50 persen.

“Kalau kita kalkulasi, jumlah tenaga pendidikan kita banyak, ada yang senior, mulai dari rektor sampai pegawai staf junior. Tapi kita lihat yang hadir, tidak sampai 50 persen,” ujarnya.

Beliau menegaskan bahwa apel pagi merupakan kebijakan nasional yang wajib diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan kegiatan pilihan. Karena itu, setiap pegawai dituntut berusaha sungguh-sungguh untuk hadir, kecuali memiliki alasan logis yang dapat diterima.

Prof. Nasir juga menanggapi dalih yang kerap muncul di kalangan pegawai, yakni anggapan bahwa yang terpenting adalah pekerjaan terselesaikan. Menurutnya, logika tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran untuk meninggalkan apel.

“Kalau begitu, kita bekerja dari rumah juga selesai. Padahal apel pagi ini merupakan kewajiban,” tegasnya.

Prof. Nasir menambahkan, kehadiran fisik dalam apel memiliki fungsi yang tidak tergantikan, terutama dalam membangun kultur organisasi dan memperkuat koordinasi antarbagian.

Selain soal kedisiplinan, Wakil Rektor mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam menjalankan tugas. Bekerja yang dilandasi niat baik, katanya, dapat bernilai ibadah dan menjadi sumber keberkahan bagi institusi maupun individu.

Menurutnya, apel pagi menyimpan banyak nilai yang dapat dipetik, antara lain kebersamaan, kedisiplinan, dan kekompakan. Nilai-nilai itu, lanjut dia, tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan melalui pembiasaan yang konsisten.

Prof. Nasir menutup arahannya dengan menekankan bahwa tantangan kedisiplinan ini adalah tanggung jawab bersama. Namun, perubahan harus dimulai dari atas.

“Inilah tantangan kita semua dan kita harus mulai memberikan contoh, mulai dari pimpinan,” pungkasnya.

Apel pagi di lingkungan UINSI Samarinda digelar secara rutin setiap Senin sebagai upaya penguatan disiplin ASN sekaligus sarana penyampaian informasi dan arahan kebijakan kepada seluruh pegawai.

Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»